Jakarta : Alrisha Maghfira (16) alias Ica, korban tewas dalam kecelakaan kereta commuter line dengan truk tangki BBM Pertamina punya firasat buruk sebelum peristiwa nahas itu merenggut jiwanya. Pelajar kelas kelas X SMK Bina Pangudi Luhur Matraman, Jakarta Pusat, mengeluh lokasi sekolahnya terlalu jauh dengan rumahnya di Jombang, Tangerang Selatan. Keinginan itu disampaikan Ica kepada tantenya Silva (31).
"Dia minta pindah sekolah. Kecepaian bolak-balik Jombang sampai Matraman," Kata Tante Ica, Silva di RS Polri Sukanto, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (9/12/2013).
Silva menuturkan rencananya Ica akan pindah sekolah usai menjalani ujian akhir sekolah (UAS). Ica yang dikenal sebagai pribadi yang penurut ini sebelumnya tinggal bersama ayahnya tak jauh dari Matraman.
"Dia baru tinggal sama kami sebulanan. Sebelumnya tinggal sama ayahnya," tutur Silva sambil terus menangis.
Silva pun teringat kenangan mereka berdua sering bercanda gurau.
"Kemarin Ica ngebanyol, Te kita ke pulau Pari yuk," ucap Silva menirukan ucapan keponakannya itu.
Namun belum sempat rencana itu terwujud, Ica telah mendahului meninggalkan mereka. Sesaat mendengar berita kecelakaan kereta di Bintaro, Ia dan keluarga masih berharap Ica selamat.
"Kita masih nyari, berharap yang meninggal bukan Ica," tutup Silva. (Adi)






0 komentar:
Posting Komentar